Beberapa bulan kemaren, banyak sekali lowongan untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Setelah jadi PNS berapa sih gaji dan tunjangan yang diterima ???
Sebenarnya aku juga penasaran, tapi gak tahu harus tanya ke siapa. Karena masalah gaji dan tunjangan termasuk masalah sensitif jadi banyak yang tidak mau cerita.
Tapi kemaren disalah satu milis yang aku ikuti, ada seorang PNS yang memberikan informasi standar gaji dan tunjangan rata-rata seorang PNS.
Ini Ceritanya…
Pada umumnya memang semua gaji pokok PNS semua sama, yang membedakan tunjangan masing-masing adalah instansi terkait.
Sebagai contoh:
Saya bekerja di BPPT dengan masa kerja 10 tahun dengan golongan III-C, gaji yang saya terima:
- Gaji Pokok Rp.1.316.800
- Tunjangan Intern BPPT Rp. 563.818
- Uang Makan Rp. 10.000/hari, sebelum pajak dan tergantung jumlah kehadiran.
- Total tiap bulan gaji yang saya terima sekitar 2 jutaan
.
Suami saya bekerja di MENPAN dengan masa kerja 10 tahun dengan golongan III-B, selain gaji pokok, tunjangan istri dan anak (saya gak begitu hafal jumlahnya, tapi semuanya sudah standar) ditambah tunjangan intern sekitar 1,2 juta-an. Jadi totalnya sekitar Rp. 2,8 juta-an.
- Tunjangan istri (10% dari gaji pokok)
- Tunjangan anak (5% dari gaji pokok)
Sumber: TK












Jumlah yang cukup banyak kalaulah kebutuhan-kebutuhan primer (bagi rakyat) yg jadi tanggung jawab pemerintah dipenuhi dengan sebenar dan sebaik-baiknya.
Harga-harga tentu tidak akan mencekik leher seperti sekarang ini. Apalagi ongkos kesehatan, yg sudah lazim dikenal istilah: ” orang mizkin jangan sakit, daripada sakit mati aja sekalian”
Kok tumben kamu serius Mar ??? Jangan-jangan ini salah satu kampanye agar dipilih menjadi gubernur ???? hehehehe…
Aku setuju ama kamu Mar, selama ini seringkali kenaikan gaji PNS diiringi dengan kenaikan harga2 kebutuhan pokok. Dan kalo diitung-itung sebenarnya gak ada kenaikan, yang ada hanyalah “penyesuaian”.
lho, dari proyekan belum dihitung ? kan jumlahnya bisa 1x – 2x dari gaji, lho … soalnya gaji seringkali gak disentuh, tapi diendapkan saja di tabungan.
Hahaha… kayaknya udah pengalaman nih…. :p
gaji rata-rata 2jutaan setiap bulan saja masih ngeluh, coba liat pegawai pabrik harga sesuai dengan UMR, rata2 750rb. mereka mampu hidup dengan baik, mereka menikmati…miris juga, melihat pegawai diknas(palembang) santai baca koran saat jam kerja/ato ngerumpi….ada lagi ini pengalaman, seorang ibu pekerjaan PNS(guru),dengan dua anak, suami PNS diknas Kecamatan,…suaminya sebenar nya bisa untuk menempati salah satu bagian di Diknas Kotamadya Palembang,secara otomatis bisa jadi naik pangkat ato setidaknya lebih tinggi… tapi di tolak dengan alasan kurang suasana kekeluargaan…yang pasti klo sudah ke kota madya otomatis tambah pekerjaan.. saya jadi berpikir apakah kenyamanan diri sendiri saja yang diutamakan jadi PNS..ato pikiran kerja ato enggak juga gaji tetap segitu…. ini salah satu bukti bahwa kinerja pns sekarang ini sudah tidak bagus.. belum tentu dengan naiknya gaji mereka akan meningkat kn pelayanan kepada dunia pendidikan… namun malah memperburuk citra korps PNS….karena dengan alasan klasik … gaji tidak memadai… bagaimana dengan PNS yang dipelosok dengan fasilitas sangat minim!!!!!!! PNS kota termasuk kategori C…saluttt untuk PNS dipelosokdengan fasilitas minim mampu menghasilkan kualitas yang terbaik…..
setuju mas,
mari kita doakan bersama, agar dikuatkan bagi mereka yang menerima dan bersyukur.
mari kita bantu sadarkan mereka yang terus menerus merasa kurang dan tidak puas, dan juga kita doakan agar ALLAH SWT memberikan hidayah syukur dan membuka hati agar mau berbagi dan memperhatikan orang disekitarnya.
hanya ALLAH SWT mas, yang memiliki kuasa itu.
beda orang beda prinsip lho pak
saya sendiri pernah kerja 5 tahun di pers. swasta asing dan pas iseng iseng
ikut tes PNS salah 1 dept. teknis di pusat alhamdulillah bisa masuk.
Pikiran saya PNS banyak juga yg makmur, jadilah saya merantau dari sby ke jkt persis di depan gambir. ternyata eh ternyata jadi pns itu ga gampang. disamping gaji minim di jkt, budaya yg “ndoro ndoroan” membuat saya yg udah pernah kerja di swasta rada kerepotan sendiri. Memang sih ada pendapatan lain lain yg awal2 aja udah lebih dari 2x gaji. tapi tetep ga bisa nutup biaya hidup di jkt dan susah sekali membangun idealisme di pns. Harus baik (ha ha hi hi) sana sini agar karir mengkilat. akhirnya ya saia memilih mundur persis 1 bulan sebelum upacara pelantikan 100% . he he
@agung:
Emang sih klo secara umum, mungkin citra PNS gak seberapa bagus… tp aq yakin gak semuanya seperti itu… banyak juga yg breprestasi dan memberikan kinerja yang positif.
@ali:
“ndoro ndoroan’ hehehe… ini yg harus diberantas… karna dlam bekerja yg dibutuhkan adalah kerjasama tim… Kok keluar ?? padahal banyak sekali yg mengidam-idamkan masuk PNS… terus sekarang kerja dimana boss ???
Sekarang ya balik lagi ke Surabaya. ngarit di Pabrik yg lama lagi, untung masih mau nerima saya balik he he. Sempat juga kemaren diterima di BUMN yg kantore di sby (PJBS) tapi ya ta lepas lagi la wong ra cocok bayarane.
Yah mau ngingetin aj buat yg masih pengen jadi PNS. Mungkin kita tergoda kalo lihat pejabat yg sudah makmur, tapi jalan menuju kesana sungguh tidak mudah dan laaaaaaaaamaaaa, apalagi utk orang yg sudah punya ritme kerja sendiri (pengalaman).
Mungkin kalo dari Fresh grd. tidak terlalu masalah karna masih mudah dibentuk. Dan setahu saya hanya departemen tertentu dgn posisi tertentu yg bisa hidup makmur. Apalagi yg kena penempatan di daerah aneh aneh, ga jadi tenang malah bingung dewe.
@ali:
yup… emang kalo kerja gak sesuai selera malah bikin sengsara… lebih baik kerja sesuai selera meskipun gaji kecil… hehehe…
jadi pegawai negeri itu pengabdian (TNI, PNS dan Dosen/Guru). Seperti hanya emak saya yang mengabdi selama 36 tahun sebagai pegawai kroco di salah satu departemen. Kalau mau bertahan hidup dengan gaji saja tentu tidak nutup, perlu “nyambi” diluar jam kantor, akhirnya sebagai sambilan ya dagang. FYI setelah pensiun dapet 1 jt sebulan. Alhamdulillah kata beliau….
@resibimo:
Cukup gak cukup itu relatif, tergantung cara pengaturannya… palagi kalo kreatif dgn nyambi diluar, Insya Allah mampu mencukupi… palagi saat ini pemerintah perhatian bgt ma kesejahteraan PNS.
betul, dari awal mmang jadi PNS itu peng”abdi”an, seperti kata bapak ibu saya. Kalo mau hidup rada cepet sejahtera ya jgn coba2 jadi PNS. PNS juga dituntut kreatif itu juga betul. Sayangnya banyak sekali (almost all) yg ujung ujungnya jadi Korupsi, yg paling gampang ya korupsi waktu sampai dgn yg penyalah gunaan jabatan. Biasa bgt liat teman sekantor jualan baju sampai parfum mobil pas jam kerja.Yg lebih parah kalo ikut satker (proyek), semua bisa dimainkan…pokoke uenak lah, kalo tega makannya sih. Atasan saya nyambi jadi dosen, tiap hari selasa dan rabu pasti ga masuk he he. Itulah enaknya pns, cuti resmi cuman 12 hari, tapi kalo ijin tidak terbatas. Saya sendiri dapat dispensasi masuk cuman 3 hari seminggu! selasa sampai kamis tok karena tiap minggu harus PP SBY-JKT karna nganter bokap berobat.
Hallo Bos mau nanya, emang bisa setelah lulus test dan diterima menjadi PNS bisa mengundurkan diri ?? bukannya ada dendanya 10 jutaan seperti di depperin?? pengen tau aja kalo masuk PNS dan kalo gak cocok kan bisa keluar.. Thanx
memang harus rajin nyambi nyambi..
kalau gak, ya susah, jaman kayak gini…
nasib ya nasib PNS..
Standar kesejahteraan hidup di Jakarta menurut saya adalah minimal 3 juta. Gaji segitu kerja di bilangan Thamrin (mis. BPPT) dijamin gak bakal hidup layak. Seharusnya pemerintah memperhatikan atau memprioritaskan pegawai negeri yang bekerjanya lebih banyak menggunakan otak, seperti insinyur BPPT, dosen dan guru misalnya. Dimana – mana diseluruh dunia anggaran negara berkembang menuju negara maju untuk Research & Development adalah terbesar, nomor 2 pendidikan dan kesehatan, nomor 3 hankam. Itupun dengan catatan hasil R&D negara benar2 dimanfaatkan demi kesejahteraan negara, bukannya terus dibiarkan atau tidak ditindaklanjuti lantas dipatenkan negara lain. Kenyataannya sekarang begitu banyak insinyur2 BPPT yang jenius yang dibajak Malaysia / Singapura / Thailand karena negara kita tidak mampu dan tidak mau membayar jasa “otak”-nya.
sy adalah seorang mahasiswi semester3, bapak sy seorang PNS tp 6 tahun lalu meninggal dunia, trus sy mw tanya bagaimana cara mengurus tunjangan sy karena ibu sy menerima gaji di bank BRI.
wass..
Amanda
email : ana.cuek@yahoo.com
walah-walah kok repot repot ngurusi “PNS”, wis bubar-bubar ndang golek mangan nggo anak bojo……….
wong PNS wae sing kudune dibayar nggo ngurus masyarakat malah sibuk ngurusi wetenge dewe!!!!!
dasar!!!!!!!!!!!!!
susah mas jadi PNS yang bener2 jujur……….disamping sistem yang mendekatkan kita pada yang “aneh2″ ya keperluan kita juga lumayan banyak dalamhidup…lha wong SK ku saja sudah di Bank…ne ga ngrediy yo pie ora cukup….trus pie..ada saran yang kongrit?
bisa kok jadi PNS yang baik, jujur, kompeten, dan profesional..
kerja di KPK.. yang menjadi sorotan publik saat ini, justru mereka jadi “musuh” PNS lainnya..
yaaa sampai saat ini belum ada kasus di KPK.. tapi KPK getoo lowhh..
n_n
to kingkong,
saya bisa tuh mundur dari PNS, dulu di awal sih ada perjanjian kena denda 20 jt,
tapi alhamdulilah bisa tidak kena denda setelah dinegosiasi.
semua kerjaan ada prosedur resign, dan ini tidak melanggar hukum.
saya sempat kerja 8 bulan kerja di dephub pusat, sudah sering sekali dinas luar dan rapat. duitnya lumayan tapi…itu kembali pada pilihan masing masing.
dalam semua kerjaan pasti ada kekurangan dan kelebihan..
Berapa sih pendapatan di dephub sekarang ini? khususnya untuk sarjana S1 yang baru masuk?
Berapa sih gaji di departemen perhubungan udara sekarang ini? khususnya untuk sarjana S1 yang baru masuk?
Saya barusn diterima di Deptan Pusat, mau coba dlu ah…
@ali:
Kayaknya da jadi rahasia umum hehehe…
@kingkong:
Banyak yg cerita bisa… cuman aku gak bisa cerita banyak karna blom pernah :p
@eka:
setuju boss..
@amanda:
ada yg bisa bantu ????
@ady:
aku yakin dimana ada kemauan disitu juga pasti ada jalan
@cha:
Menurutku sampe saat KPK memberikan kinerja yg cukup baik
@ali:
thanks infonya…
@ferdian:
)
gutlak yaaa… jangan lupa traktir makan2
hubungi aku ya….pasti kaliyan akan hidup enak…DIJAMIN…!!!!
Gw br di terima di dept.perindustrian, n milih penempatan di kaltim..
Tak pikir gaji menyesuaikan ternyata sama seindonesa,
Secara biaya idup kaltim mahal bgt.. Gaji minim sangath,
Gw stress..
Pengen balik ke bdg..
Gimana ya,
Bisa pindah ga si
to ali :
emank di perjanjian yg mn li kalo mundur dr CPNS di denda…..
aku malah kebtulan dah di PJBS dan diterima jg CPNS (guru)….
ya PJBS ma CPNS dari gj tinggian PJBS dikit….
tp sama2 milik pemerintah…..
pye li kasih pertimbangan
GAJI segitu secara kasat mata memang sangat cukup jikakalau hanya untuk kebutuhan perut, detergen, sabun, shampoo, hal- primer lainnya. tapi apakah gaji itu hanya untuk keperluan bertahan hidup saja??
itulah yg menjadi pertanyaanya.
ada keperluan lainnya:
-bayar listrik
-bayar air
-bayar tagihan telepon
-bayar pajak
-setiap orang butuh tempat tinggal. bayar kontrakan
(butuh 20 tahun untuk seorang pegawai negeri mempunyai rumah sendiri dan itupu rumah btn yg dicicil selama 10 tahun, yang sepuluh tahun sebelumnya ditabung untuk uang dp pengambilan btn).
- bayar sekolahan anak. buakn hanya bayar uang bulanan saja, tapi beli seragam, bayar sumbangan ini itu, uang jajan untuk anak biar bisa makan siang, uang buku yang jaman sekarang diwajibkan dan setiap tahun berubah jadi tidak bisa turun temurun, bayar kebutuhan anak lainnya seperti tas, pinsil, meja belajar agar anak lebih bersemangat dan giat, dan banyak hal lainnya, karyawisata atau saat anak sudah mahasiswa keperluan sekolahnya pun sangat dasyat, kuliah di luar kota di ptn terbaik bangsa, uang kos, uang untuk tugasnya, apalagi jika anak tsb kuliah di jurusan desain, butuh kompuer yang bgs, laptop karena itu sangat dibutuhkan, kalkulator, uang untuk survey tugas, banyaak sekali.
- uang untuk masuk sekolah atau kuliah. yang jelas2 tidak murah. spmb saja bayar 5jt.
-keperluan lainnya, seperti ada sanak sodara menikah atau sakit atau meninggal, perlu biaya transportasi.
banyak hal yang dibutuhkan
dan KEPERLUAN PRIMER BUKAN SAJA MASALAH PERUT TETAPI PENDIDIKAN dan pendidikan itu sangat MAHAL. uang masuk boleh gratis, tapi masalah biaya hidup, kosan,tugas kan tidak ditanggung kampus.
pertanyaannya?
KAPAN SEORANG PEGAWAI NEGERI BISA MENABUNG?? JANGANKAN TABUNGAN UNTUK MASA DEPAN, TABUNGAN UNTUK KEPERLUAN MENDADAK aja pun susah. yang ada hanya UTANG dan UTANG.
PNS dan pegawai pabrik beda bos!!!!
PNS mengikuti jenjang pendidikan yang lebih tinggi dibanding pegawai pabrik. “ALLAH akan meninggikan orang2 yg berilmu dan bertaqwa”.
betapa sedihnya saya, saat tahu ayah saya punya hutang di tempat nmakan pinggir jalan??? untuk makan siangpun mereka ngutang. kenapa?
karena uangnya tidak mencukupi keperluan primernya dan mereka sangat mengutamakan pendidikan anak2nya walaupun mereka harus banyak puasa.
walaupun saya dan adik saya kuliah di PTN terbaik bangsa tetapi banyak sekali kebutuhan kuliagh kami yang sangat2.
Pns adalah manusia2 yg kompleks,ada yg latar org kaya,ada juga yang miskin.dan problem kehidupan yg relatif sama.tidak semua pns mempunyai jiwa yg kerdil.sebagian adalah manusia yg benar2 mengabdi pada nusa,bangsa dan melayani masyarakat.marilah kita introspeksi diri dan menjadi orang2 yg tegas.jika banyak orang tegas dan tidak melayani atau memenuhi keinginan para pns yg berjiwa kerdil tadi,maka semuanya pelan2 bisa kembali ke jalur yg benar.tapi jika tidak,maka kita semua akan meneruskan kebobrokan ini pada anak cucu dan generasi berikutnya.
PNS si enak, yang betul kerja dan dapat diukur kinerja sih cuma guru, tenaga kesehatan dan dan yang di bidang teknis pelayanan, sednagkan dikantor si tidak jelas, gaji naik terus tapi kinerja tidak dapat diukur sih. kalau mau kasar hanya membebani keuangan negara saja, negara bisa bangkrut kalau gaji pns naik terus sedangkan rakyat kecil ? tidak mendapatkan apa-apa bahkan amanat uud 1945 bahwa fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara justru terbalik karena saat ini pejabatlah yang dipelihara oleh negara Mau bilang apa para pejabat punya kewenangan membuat kebijakan yang self servic3e oriented sih.
yupp .. yang penting mindsetnya dapet cewek. dan jodoh.. kmrn dapet cewek cakep karen dah jadi PNS di bapenas.. si cewek rela memilih nya kerena gaji terarah/pasti/permanen dan dapet pensiunan dan prispnya rejeki sudah ada yang ngatur . looh padahal bukanya tadi bilang rejeki dah ada yang ngatur. tapi kenapa menolak yang cowok yang kerja di swasta yang kedepannya lebih baik karena anaknya pinter dan lihai dan agamis. si cowok yang dulu di tinggalin..
by BJGN Noor avianto
PNS…PNS…aku mau jadi PNS…bisa ngegossip wktu krja, bisa jalan2 wktu jam krja, bisa korupsi di beberapa segi (uang dan waktu). Kerjanya gk berat, cuma baca koran dan ngobrol sana-sini…uennaaak teennnaaannn…mau dong…kakakakak….
masya allah nyari duit itu ternyata susah yah
sy di tawarin gaji pokok 1.5jt kotor (sdh termasuk ongkos dan uang makan) mlh sy tolak, padahal status sy saat ini baru lulus kuliah,(dr univ ga terkenal lg), minim pengalaman plus pengangguran. sy mlh tetep kekeh minta 2jt kotor.
sy bilang ke pada perusahaan tersebut : gaji sy 2jt atau tidak ada kesepakan diantara kita (ko mlh jd sy yg sombong ya >.< )
kirain tuh PT ga bakal mempekerjakan sy, eh ga taunya malah di tlpn lg disuruh kerja n menyanggupi gaji sy 2jt kotor / bln.
Alhamdullilah ya Allah ternyata rezeki hamba emank brd di kisaran 2jt
sy juga telah bernazar dalam hati setiap gaji yg sy terima, 2.5% nya akan sy berikan kepada anak yatim dan sebagian besar lg sy akan berikan kepada orang tua sy. ^_^
Senangnya membuat ank2 yatim dan kedua orang tua sy tersenyum ^^
Saya jadi pns makmur2 aj tanpa korupsi. Karena sistem d lembaga saya tidak ada celah sedikit pun untuk itu. Semua transparan dan diketahui semua pihak. Mdh2n dgn remunerasi d smwa lmbaga, kinerja pns dpt ditingkatkan. Hidup pns.. :p
kerja di departemen mana mbak? depkeu ya?
Ini untuk PNS daerah papua
Sumber: Lampiran I, II dan III Peraturan Gubernur Provinsi Papua Nomor 2 Tahun 2008
Daftar Tarif Tunjangan Kinerja Daerah
Jabatan Struktural
1. Gubernur Provinsi Papua sebesar Rp15 juta
2. Wagub Provinsi Papua Rp12,5 juta
3. Sekda Provinsi Papua Rp10 juta
4. Eselon II A Rp7,5 juta
5. Eselon II B Rp6 juta
6. Eselon III Rp3,5 juta
7. Eselon IV Rp2 juta.
Daftar Tarif Tunjangan Kinerja Daerah
Jabatan Fungsional
1. Pembina utama IV E Rp6 juta
2. Pembina Utama Madya IV D dan Pembina Utama Madya IV C sebesar Rp4,5 juta
3. Pembina Tingkat I IV B, Pembina IV A maupun Penata Tingkat I III D besarnya Rp3 juta
4. Penata III C dan Penata Muda Tingkat I III B sebesar Rp1,75 juta
5. Lainnya Rp1,25 juta.
Daftar Tarif Tunjangan Kinerja Daerah
Non Jabatan
1. Staf Gol III dan IV Rp1,2 juta
2. Staf Gol I dan II Rp1 juta
3. Honorer SK Gubernur Rp750 ribu.