Kecolongan! Waspadalah jika anda meninggalkan rumah!

Pengennya sih laptop Toshiba Portege M100 yang jarang dipakai  dijadikan duit buat tambahan beli susu bayi, ehh lha kok ilang diembat maling. Ya udah dilepas aja… cuman dari sini aku bisa mengambil pelajaran agar lebih berhati-hati lagi.

Kronologis

Hari rabu 08/06/2011 jam 12:30 waktunya makan siang dan istirahat di kantor aku ditelpon istri dari rumah yang mengabarkan kalo barusan ada orang yang mengaku tukang servis AC masuk rumah, wahhh… tak ada pikiran lain selain pasti ada yang gak beres dirumah! Ehh ternyata benar, selang 5 menit istriku telpon lagi mengabarkan kalo lemari udah dicongkel dan aku diminta pulang.

Setelah ijin bos, langsung meluncur ke rumah dan didalam perjalanan kerumah… ati sudah gak tenang, semoga surat2 berharga dan terutama jagoanku kedua (Atha) yang baru berumur 7 bulan dalam keadaan sehat.

Nyampe rumah, langsung lihat istri dengan mata merah abis menangis dan ditunjukkan posisi lemari yang sudah dicongkel dan rusak. Dan setelah ngecek semua surat2 penting, untungnya semua dalam keadaan komplit, sedikit barang berharga yang ada didalam kamar juga aman dan luput dari tangan jahil si maling. Alhamdulillah, semua isi kamar utama kami tidak ada yang hilang.

Berikutnya mulai ngecek ke kamar lainnya… dan voila! laptop jadul yang rencananya akan dijual sudah tidak ada lagi diatas meja. Pikiran masih optimis sapa tau kelupaan naruh ditempat. Setelah ngubek2 kamar lainnya dan laptop tidak ditemukan, ya… tak lain tak bukan pasti sudah dibawah oleh si maling.

Setelah proses pencarian sudah selesai, akhirnya beralih ke investigasi… mulai tanya2 ke pembantu yang ada dirumah, namanya Mar.

Saat itu istriku masih ngajar di TK Permata dan dirumah hanya ada Mar. Dia cerita kalo jam 11-an ada 2 orang yang mengaku tukang servis AC dengan ciri2 fisik 1 orang tinggi kurus dan 1 orang agak gemuk mengendarai motor Revo dengan warna dasar hitam dan sedikit merah. Tukang servis gadungan tersebut mengaku kalo mau betulin AC dirumah, dan oleh Mar langsung aja diijinkan masuk dan ditunjukkan AC yang ada dikamar utama, sedangkan 1 orang lagi menunggu diluar.

Saat berada diluar, kedua tamu tak dikenal ini sebenarnya sudah disapa oleh tetangga depan rumah, tapi karena diijinkan masuk oleh Mar akhirnya tetangga depan masuk lagi kedalam rumah dan melanjutkan aktivitas didapur.

Saat “beroperasi membetulkan AC” didalam kamar, Mar berada diluar kamar sambil tetap menggendong Atha. Kurang lebih 15 menit tukang gadungan tersebut akhirnya pulang sambil berpesan ke Mar, “nanti disampaikan ke ibu ya kalo pipa belakang AC bocor”. Tanpa sadar Mar pun melepas kedua petugas gadungan tersebut dan tanpa curiga sama sekali kalo laptop sudah berpindah tangan.

Waktu sudah berlalu dan tak mungkin dikembalikan, laptop tersebut sudah aku relakan… semoga diganti yang lebih baik oleh Allah SWT.. Amin🙂

Nahh… sedikit ada pesang bang Napi:

Jangan sekali-kali membukakan pintu untuk orang tak dikenal terutama dijam-jam sibuk  atau hari kerja dimana tak ada orang laki2 dirumah. Tanya baik2 tujuannya apa dan laporkan ke pos keamanan terdekat jika orang tersebut maksa untuk masuk rumah.

Karena laptop tersebut rencananya emang mau dijual, aku sempat melakukan sesi pemotretan dan hasilnya bisa dilihat dibawah ini atau di kalo pengen detil bisa meluncur ke TKP disini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s