Selamat Jalan Mbah Bakeri…

Innalilahi wa inailahi rajiun… tanggal 03.02.2008 telah meninggal dunia dengan tenang Mbah Bakeri tercinta dalam usia kurang lebih 90 tahunan. Semoga diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa-dosanya dan segala amal baiknya mendapatkan pahala yang berlipat ganda.

Banyak  pengalaman menarik saat beliau masih hidup, beliau ini perokok berat tapi bisa berhenti saat umurnya mencapai 80-an. Kalo lihat orang ngerokok pake rokok klobot (dilinting sendiri) jadi teringat waktu kecil sering disuruh beli rokok klobot di toko Ria (sekarang menjadi Ria Swalayan).

Meskipun perokok, alhamdulillah sampai akhir hayatnya tidak pernah diserang penyakit ganas, paling-paling panas pusing dan demam. Kalaupun sakit, obatnya hanya satu dan tidak ada yang lain yaitu Bodrex.

Sakit apapun itu demam, pusing, panas, meriang dan lain-lain, beliau selalu minta dibelikan Bodrex dan ajaibnya selalu sembuh. Mungkin keyakinan untuk cepat sembuh yang membuat beliau cepat sembuh dan tetap sehat.

Saat kecil sering juga diajak ke sawah (beliau menyebutnya Tegal) untuk memanen padi dan lombok atau cabe… dalam perjalanan ke sawah waktu itu banyak sekali sungai kecil dengan air yang bening dan segar, dan sekarang sudah berubah menjadi perumahan elit (Dian Istana, Graha Famili).

Umur 75-an keatas mbah Bakeri sudah tidak mengikuti perkembangan jaman lagi. Yang beliau tahu semua harga kebutuhan pokok masih di sekitar 1-5 rupiah dan paling mahal pun cuman 25 rupiah. Pernah suatu ketika beliau ke warung sebelah rumah untuk ambil 2 linting rokok dan cuman dibayar dengan uang receh 2 rupiah, tapi penjual tersebut tidak kaget karena sudah hafal dengan kebiasaan mbah Bakeri.

Banyak sekali nilai-nilai kehidupan yang bisa diambil dari kehidupan beliau seperti bekerja keras, hidup sederhana, menabung dan yang paling penting terus meningkatkan ibadah.

Ibadah… ini yang paling aku kagumi dari beliau, meskipun sudah tua dan kondisi fisiknya sudah tidak kuat lagi tapi beliau masih bisa ambil air wudhu sendiri di kamar mandi dan tetap menjalankan sholat 5 waktu meskipun harus dengan duduk.

Selamat jalan mbah Bakeri…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s