Keracunan Obat!

Wahhh… gak kebayang aku bisa “KO” dan nginep di Rumah Sakit segala. Ceritanya kamis pagi 12 Januari kemaren perutku agak mules dan kerasa gak enak… tapi aku maksain untuk masuk kantor karena rencananya hari itu ada presentasi dari proyek aplikasi yang telah aku kerjakan.

Jam 10.30 perutku mulai mules lagi, dan sebelum berangkat aku udah persiapan obat mules (Spectrem) yang kebetulan dirumah masih ada sisa dari obat 2 minggu kemaren. Selang 5 menit kemudian, aku merasa perutku semakin “menggila” dan gak karuan rasanya… aku lari ke kamar kecil setelah itu aku ngaca… Haaaaaaa!!!!!! “Gak salah nihh…. mukaku kok jadi gini…” batinku sambil liat wajah yang mulai memerah, panas dan bengkak… aku balik ke ruangan dan tanya ke Owic “Wic, ada yang aneh gak dengan wajahku???”

“Waahhh syamm… wajahmu kok merah kayak gitu” bales Owic sambil sedikit penasaran. Aku coba lari ke kamar kecil untuk ngaca lagi… dan ternyata reaksi obat itu sangat cepat sekali… sekarang seluruh tubuhku rasanya gatal, panas dan merah terus kuping rasanya kayak bunyi “teng… teng… teng” seperti ada tekanan udara kayak didataran tinggi.

Langsung aja aku pamit pulang ke bossku untuk langsung kerumah sakit. Boss dan temen2 yang lain juga sempet kaget lihat perubahan di wajahku yang kelihatan banget kalo sedang keracunan. Semakin lama tubuhku semakin lemah dan mata mulai berkunang-kunang… tapi aku mempunyai tekad “HARUS SAMPAI RUMAH” gak peduli apa yang terjadi aku harus nyampe rumah dan harus nyampe rumah (sengaja diulang hehehe..)

Soalnya aku pernah denger dan baca tulisan bahwa setiap manusia mempunyai tenaga luar biasa yang akan muncul disaat-saat yang tepat dan mendesak. Contohnya adalah seorang pelari, meskipun dia merasa kakinya udah gak kuat, capek dan lelah tetapi tekad yang kuat untuk masuk garis finish… maka seluruh tubuhnya akan membantu dan bekerja semaksimal mungkin untuk membantu pelari tersebut masuk garis finish. Setelah masuk garis finish apa yang terjadi ??? pelari tersebut ambruk dan pingsan… karena tekadnya adalah masuk garis finish! setelah itu anggota tubuhnya bekerja seperti semula dan karena emang udah gak kuat, ya anggota tubuhnya berhenti bekerja alias pelari tersebut pingsan.

Ini juga yang terjadi pada diriku, nyampe rumah dan pas masuk rumah… mataku udah mulai kabur langsung aja aku cepet2 kekamar tanpa melepas kaos kaki, jaket baju dan tasku udah jatuh tergeletak dilantai. Tubuhku langsung terkulai lemas, pikiran mulai melayang-layang tapi aku tetap sadarkan diri. Sambil tergeletak aku minta tolong Bapak diantar ke rumah sakit terdekat. Awalnya mau diboncengin motor biar cepet… tapi lihat aku gak kuat jalan akhirnya dipanggilin becak. Untuk naik becak aja susahnya setengah mati, aku harus ambruk 3 kali di tempat tidur dan sekali di ruang tamu. Akhirnya karna udah gak kuat jalan terpaksa dibopong bapak dan tetangga untuk naik becak. Di becak aku udah gak berani melek, setiap kali melek yang kelihatan hanya bayangan-bayangan dan bikin tubuh semakin lemas.

Akhirnya nyampe dirumah sakit, masuk UGD dan sama dokter jaga langsung diukur tekanan darah. Begitu tahu tekanan darah-ku drop dan kuku tangan ama kaki udah mulai biru-biru, aku langsung diberi oksigen dan diberi infus sambil disuntik adrenalin untuk mengembalikan tekanan darah. Begitu suntik selesai, seluruh tubuhku mulai gemetar dan merasa dinggginnnn sekaliii… sampai-sampai AC dimatikan, terus aku disentrong oleh lampu besar dan diselimuti biar hangat… bahkan tempat tidur pun sampai ikut goyang karna badanku terus gemeteran… dan lama semakin lama gemetarnya mulai ilang. Waahh… saat-saat yang paling mendebarkan dalam hidupku… dan semuanya aku lalui dengan sadarkan diri karna ama dokternya dipaksa untuk melek biar gak pingsan. Setelah stabil, dokter memutuskan untuk rawat inap! Wahhh baru kali ini rawat inap… seumur-umur meskipun sakit gak pernah sampe rawat inap. Ya udah deh… hari demi hari kujalani dirumah sakit sambil diinfus selama 4 hari.

Aku keluar rumah sakit senin siang 16 Januari dan seneng sekali karna udah bosen tinggal dirumah sakit dan juga makanannya. Tapi meskipun dirumah, 3 hari berikutnya aku pun tidak bisa apa-apa karena badan terasa lemah dan kepala masih pusing-pusing. Hari rabu baru aku beranikan diri untuk mandi… wahhh… hampir seminggu gak mandiii!! tenaga udah mulai pulih tapi untuk baca koran masih gak bisa karna langsung pusing. Kamisnya tenagaku udah terisi 85% dan masih sedikit pusing untuk baca koran. Hari jumat ini tenagaku udah mulai pulih 95% meskipun agak pusing tapi aku paksakan untuk baca korang dan mulai ber-komputeran… ya… nulis blog ini adalah aktifitas komputer pertamaku… meskipun sambil memaksa diiringi keringat dingin… ya itung-itung pemanasan sebelum masuk kantor.

Dan berbahagialah orang yang sehat… manfaatkan kesehatan sebaiknya-baiknya, sungguh sangat tidak nyaman sekali berada dirumah tapi sakit. Dan SEHAT ITU MAHAL! Ya mahal biaya, mahal tenaga, mahal waktu dan mahal segala-galanya. Meskipun seluruh biaya pengobatan ditanggung perusahaan tapi jangan sampe terulang lagi deh… kapoookk!

9 thoughts on “Keracunan Obat!

  1. Humto Jaya Marbun berkata:

    Halo, Mas Syamsah, saya Humto Jaya dari KBR68H Jakarta-Kantor Berita Radio. Selain menjadi reporter lapangan di tempat bekerja ini, saya juga menjadi produser program khusus atau talk show. Nama programnya: Klinik KBR68H.

    Nah, Klinik KBR68H Jakarta berencana membahas tema tentang keracunan obat. Seandainya Mas Syamsah tinggal di Jakarta, sudilah kiranya menjadi tamu talk show atau program khusus Klinik KBR68H.

    Tema ini kami jadwalkan pada Selasa, 13 Januari 2009. Pukul: 09.00-10.00 WIB. Tempat di Kedai Tempo, Jalan Utan Kayu, 68H, Jakarta Timur.

    Silakan direspon, Mas.

    Terima kasih.

    Humto Jaya M

    0813 8828 xxxx /0813 8209 xxxx (mod: dirahasiakan)

  2. Kayaknya asyik tuhh… tp sayang aku di surabaya boss… BTW ada berita online-nya gak ??? topik yang menarik…

    Gut lak aja dehh… thanks tawarannya… gak nyangka mo diajak tamu talk show hehehe😀

  3. Humto Jaya Marbun berkata:

    Mas, boleh bagi nomor kontak, nggak? Kita mau wawancara Mas Syamsah lewat telepon saja. Mau tahu secara detail pengalaman Mas Syamsah dan secara kita radio, kita butuh suara Mas Syamsah, lho.

    Kalau boleh berbagi nomor kontak, SMS ke nomor HP saya yang di atas saja. Terima kasih.

    Humto Jaya RM.

  4. Mufidah G berkata:

    mas,….
    mo tanya ni…
    pertolongan pertama yg paling cepat mengatasi keracunan obat sebelum di bawa ke RS apa?
    kira2 bs ga dengan minum susu (susu beruang) untuk menetralisir racun & juga menurunkan panas?

    mohon direspon ya…

    terima kasih,

    Mufidah G

  5. @mufidah:
    aku juga blom tau, soalnya waktu itu aku udah gak kuat dan langsung dibawa ke UGD rumah sakit n langsung dipegang ama dokter jaga-nya.

    Aku lagi nunggu jawaban dari mas Humto nihhh… hasil acara Klinik KBR68H kemaren, mungkin dia bisa sharing isi acara tersebut

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s